bajalinks.com – Prilly Latuconsina, seorang aktris kenamaan, baru-baru ini mengubah statusnya menjadi ‘Open to Work’ di LinkedIn pada 25 Januari 2026. Keputusan tersebut menjadi sorotan publik, terutama terkait dengan sumber kekayaan yang dimilikinya. Dalam penjelasannya, Prilly mengungkapkan bahwa langkah ini bukan karena kekurangan aktivitas, melainkan keinginannya untuk menantang diri belajar hal baru di luar dunia film dan manajemen bisnis yang telah digelutinya.
Prilly menjelaskan bahwa ia ingin mencoba pengalaman baru dalam bidang penjualan langsung, di mana ia dapat bertemu orang, berdiskusi, serta memahami kebutuhan konsumen secara personal. Dengan demikian, ia berharap dapat lebih memahami bagaimana produk diterima oleh masyarakat.
Selama ini, Prilly dikenal luas di industri hiburan. Kariernya dimulai dari sinetron dan film televisi, sebelum kemudian merambah ke layar lebar dan musik. Dari profesinya, Prilly diketahui pernah menerima bayaran hingga sekitar Rp1 miliar untuk sekali syuting film. Selain itu, ia juga memiliki sumber pendapatan dari royalti, pertunjukan, dan aktivitas menyanyi, yang berkontribusi besar terhadap kekayaannya.
Sebagai seorang publik figur, kegiatan Prilly tidak hanya terfokus pada dunia hiburan, tetapi juga memberi harapan untuk menjelajahi peluang-peluang baru yang dapat memperkaya pengalaman dan keterampilannya. Dengan statusnya yang baru, Prilly menunjukkan bahwa ia berkomitmen untuk terus belajar dan berkembang dalam berbagai aspek, sehingga bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda di Indonesia.