bajalinks.com – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp57,5 triliun sepanjang tahun 2025, mengalami pertumbuhan 4,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pencapaian ini didorong oleh penyaluran kredit yang kuat dan peningkatan efisiensi operasional.
Dalam acara konferensi pers virtual mengenai kinerja BCA, Presiden Direktur Hendra Lembong mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada nasabah yang telah memberikan kepercayaan, yang menjadi faktor utama dalam peningkatan kinerja perusahaan di tengah tantangan ekonomi. Hendra juga menekankan bahwa dukungan dari pemerintah dan otoritas keuangan berperan penting dalam membantu BCA mencapai hasil positif pada tahun lalu.
Hingga akhir Desember 2025, total penyaluran kredit BCA mencapai Rp993 triliun, naik 7,7 persen secara tahunan. Pertumbuhan rata-rata kredit sepanjang tahun mencapai 10,8 persen, yang tersebar pada berbagai sektor produktif, termasuk manufaktur, perdagangan, dan rumah tangga. Rincian portofolio kredit menunjukkan bahwa Kredit Usaha mencapai Rp756,5 triliun, mengalami peningkatan 9,9 persen, sementara Kredit Konsumer tetap stabil di angka Rp224,1 triliun.
Dalam hal kualitas kredit, rasio loan at risk (LAR) tercatat membaik menjadi 4,8 persen dari sebelumnya 5,3 persen, sedangkan rasio kredit bermasalah (NPL) tetap terjaga pada level 1,7 persen. Kinerja positif ini mencerminkan daya saing dan komitmen BCA dalam mendukung perkembangan ekonomi Indonesia. Keberhasilan ini pun diharapkan menjadi dasar bagi pertumbuhan yang lebih baik di tahun mendatang.