bajalinks.com – Harga minyak dunia mengalami penurunan signifikan, jatuh ke level USD 100 per barel dalam perdagangan Rabu, 8 April 2026. Penurunan ini dipicu setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan gencatan senjata selama dua minggu dengan Iran, yang bertujuan untuk membuka kembali Selat Hormuz secara aman.
Harga minyak Brent tercatat turun sebesar USD 14,84 atau sekitar 13,6%, menjadi USD 94,43 per barel, sedangkan minyak jenis WTI mengalami penurunan lebih dalam, yakni USD 16,13 atau 14,3%, menjadi USD 96,82 per barel pada pukul 00.23 GMT, seperti dilaporkan oleh Reuters.
Gencatan senjata ini dilaksanakan menjelang tenggat waktu yang telah ditetapkan oleh Trump bagi Iran untuk membuka Selat Hormuz. Selat yang strategis ini menjadi jalur pelayaran bagi 20% pasokan minyak dunia. Sebelumnya, Trump mengeluarkan pernyataan bahwa kegagalan Iran untuk mematuhi tuntutannya dapat mengancam stabilitas global.
Pengumuman gencatan senjata ini menandakan bahwa pernyataan Trump yang mengancam dengan konsekuensi berat jika Iran tidak mengikuti perintahnya, setidaknya untuk saat ini, belum terwujud. Penurunan harga minyak ini mencerminkan respons pasar terhadap kondisi geopolitik yang sedang berubah.
Dengan langkah diplomatik ini, diharapkan ketegangan antara AS dan Iran dapat mereda, yang pada gilirannya dapat memberikan stabilitas lebih kepada pasar minyak global. Pihak-pihak terkait kini memperhatikan perkembangan lebih lanjut mengenai situasi ini.