bajalinks.com – Industri hasil tembakau (IHT) memegang peranan penting dalam perekonomian daerah, dengan kontribusi signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja, pendapatan petani, dan penerimaan negara melalui pajak cukai. Para pengusaha IHT mengharapkan dukungan dari pemerintah pusat untuk menjaga keberlanjutan dan daya saing industri ini, terutama menjelang tahun 2026.
H. Fathor Rosi, seorang pemilik pabrik rokok, menegaskan perlunya pembinaan dari pemerintah agar IHT tidak terhambat. “Kami minta agar pemerintah tidak menghentikan industri tembakau, tetapi memberikan dukungan agar kita dapat maju bersama,” ujarnya dalam konferensi pers pada Rabu, 7 Januari 2026.
Pertumbuhan IHT terus menunjukkan tren positif, dengan dampak berganda yang dirasakan di berbagai sektor. Dari penyerapan bahan baku hingga peningkatan pendapatan daerah, sektor ini berkontribusi besar terhadap ekonomi nasional dan kesejahteraan pekerja.
Fathor juga menambahkan bahwa para pengusaha telah mematuhi regulasi yang ada dan memohon agar pemerintah tetap konsisten dengan kebijakan yang mendukung perkembangan industri tembakau. “Kami berharap adanya sinergi antara pemerintah dan pelaku industri agar IHT dapat terus berkontribusi secara maksimal, baik untuk daerah maupun negara,” tambahnya.
Secara keseluruhan, IHT merupakan sektor yang tidak hanya penting bagi ekonomi lokal, tetapi juga berperan dalam penerimaan negara. Keberlangsungan industri ini dipandang krusial untuk memperkuat perekonomian daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang bergantung pada sektor tembakau.