bajalinks.com – Libur Imlek 2026 akan berlangsung selama dua hari berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri. Perayaan Tahun Baru Imlek, yang merupakan tradisi penting dalam budaya Tionghoa, jatuh pada Selasa, 17 Februari 2026. Tanggal ini menandai awal Tahun Baru 2577 Kongzili.
Sebagai langkah mendukung perayaan ini, pemerintah menetapkan cuti bersama satu hari sebelumnya, yaitu pada Senin, 16 Februari 2026. Hal ini bertujuan memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk merayakan hari istimewa ini dengan keluarga dan kerabat.
Perayaan Imlek merupakan momen yang ditunggu-tunggu oleh banyak orang, terutama di komunitas Tionghoa. Tradisi ini melibatkan berbagai kegiatan, seperti berkumpul dengan keluarga, makan bersama, serta memberikan angpao atau amplop merah yang berisi uang.
Pemerintah melalui SKB Tiga Menteri berupaya untuk memastikan bahwa momen perayaan ini dapat dinikmati dengan optimal oleh masyarakat. Pengaturan hari libur ini pun diharapkan dapat berdampak positif bagi perekonomian lokal, dengan meningkatnya aktivitas jual beli dan pariwisata.
Dengan ditetapkannya jadwal resmi ini, masyarakat diharapkan bisa mempersiapkan diri untuk merayakan Imlek dengan semarak. Kegiatan-kegiatan yang biasanya berlangsung saat perayaan juga diharapkan dapat berlangsung dengan lancar. Pemerintah mengingatkan pentingnya tetap menjaga protokol kesehatan, mengingat situasi pandemi yang masih ada.
Libur dan cuti bersama ini menunjukkan perhatian pemerintah untuk menghormati tradisi budaya yang beragam di Indonesia. Masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan waktu ini dengan baik, merayakan bulan suci dengan penuh kebersamaan dan kasih sayang.