bajalinks.com – Pemerintah Indonesia telah menyalurkan 100 ribu paket bantuan pangan untuk masyarakat guna menjaga stabilitas harga pangan setelah Idulfitri 1447 Hijriah. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 28 Maret 2026, dalam program “Dari Istana untuk Rakyat” yang berlangsung di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta.
Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menyampaikan bahwa setiap kupon bantuan senilai Rp500 ribu terdiri dari Rp300 ribu dalam bentuk sembako dan Rp200 ribu yang dapat ditukarkan dengan produk dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Program ini dirancang sebagai momen berbagi kebahagiaan dengan masyarakat pascalebaran.
Teddy juga menekankan pentingnya keberadaan UMKM dalam kegiatan ini sebagai bagian dari bazar rakyat. Pasar-pasar seperti Tanah Abang, Pasar Senen, dan Pasar Ular di Jabodetabek turut berkontribusi, di mana para pedagang menyediakan barang yang dapat dibeli oleh masyarakat dengan kupon yang diberikan secara gratis.
Agenda ini tidak hanya bertujuan memberikan bantuan pangan, tetapi juga mendukung perputaran ekonomi pelaku UMKM di masa pascalebaran. Teddy mengungkapkan, “Kegiatan ini bertujuan agar sebanyak mungkin masyarakat merasakan kebahagiaan Lebaran, baik yang tidak bisa mudik maupun yang telah kembali.”
Inisiatif bantuan pangan ini merupakan bagian dari program Presiden Prabowo Subianto yang melibatkan berbagai instansi pemerintah di sektor pangan, termasuk PT Berdikari, untuk memastikan pelaksanaan berjalan dengan baik dan efektif. Melalui program ini, diharapkan kebutuhan pangan masyarakat dapat terpenuhi dan kesejahteraan dapat meningkat setelah momen Idulfitri.