bajalinks.com – PT Pertamina Patra Niaga telah mengumumkan bahwa daftar harga bahan bakar minyak (BBM) yang berlaku sejak 1 Oktober 2026 tidak mengalami perubahan dibandingkan bulan sebelumnya. Hal ini disampaikan oleh Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, dalam konferensi pers di Jakarta.
Menurut Kitty, harga BBM subsidi seperti Pertalite dan biosolar dipastikan tidak akan naik hingga akhir tahun 2026. Kebijakan ini diambil berdasarkan arahan dari pemerintah untuk menjaga stabilitas ekonomi di tengah fluktuasi harga minyak global. Hal ini menjadi perhatian khusus mengingat harga minyak dunia saat ini telah menyentuh angka USD 107 per barel.
Di sisi lain, untuk harga BBM nonsubsidi, termasuk Pertamax dan varian lainnya, masih dalam pertimbangan dan akan disesuaikan dengan kondisi pasar serta faktor-faktor lain yang mempengaruhi masyarakat. Kitty menambahkan bahwa hingga saat ini, harga BBM nonsubsidi tetap sama dengan periode sebelumnya, yang tidak mengalami perubahan sejak 2 September 2026.
Keputusan ini diambil di tengah dinamika pasar energi global yang tidak menentu namun bertujuan untuk memberikan kepastian bagi masyarakat pengguna BBM. Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot sebelumnya juga menegaskan bahwa harga BBM bersubsidi tidak akan mengalami kenaikan, meskipun terdapat tekanan dari kenaikan harga minyak dunia.
Dengan langkah ini, Pertamina berharap dapat memberikan kontribusi dalam menjaga kestabilan ekonomi serta memastikan akses masyarakat terhadap energi yang terjangkau. Keputusan mengenai harga BBM ke depan akan dievaluasi secara berkala berdasarkan keadaan pasar dan kebijakan pemerintah.