bajalinks.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat penanganan longsor di jalan nasional Tapan–Batas Jambi, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Upaya ini bertujuan untuk memulihkan kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi logistik setelah terjadi sejumlah longsor akibat hujan deras pada tanggal 9 hingga 11 Oktober 2026.
Hingga saat ini, akses jalan telah fungsional, namun 14 titik longsor masih dalam proses penanganan. Menteri PU, Dody Hanggodo, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengerahkan sepuluh alat berat dan personel melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumbar. “Pekerjaan darurat harus segera disambung ke penanganan permanen,” tambahnya.
Selama proses pembersihan, lalu lintas di area tersebut diatur dengan sistem buka-tutup. Hal ini dilakukan untuk memastikan keselamatan pengguna jalan sembari tetap memungkinkan mobilitas. Dody Hanggodo menjelaskan bahwa penanganan ini dilakukan secara bertahap sehingga akses jalan tetap aman dan fungsional.
Jalan Tapan–Batas Jambi yang terdampak memiliki panjang sekitar 16,2 kilometer. Dari laporan BPJN Sumbar, dua dari 14 titik longsoran berada di bawah badan jalan, sedangkan 12 titik lainnya terletak di lereng. Penanganan longsor ini sangat penting untuk mencegah risiko yang lebih besar terhadap keselamatan pengguna jalan di masa mendatang.
Dengan langkah cepat dan terkoordinasi ini, diharapkan masalah akses jalan dapat segera teratasi, sehingga kegiatan ekonomi dan sosial masyarakat dapat berjalan kembali dengan normal.