bajalinks.com – Pemerintah Republik Indonesia telah merumuskan alokasi anggaran pendidikan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 sebesar Rp820,9 triliun. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp240 triliun akan dialokasikan untuk mendanai program Makan Bergizi Gratis (MBG). Penegasan ini disampaikan oleh Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, dalam konferensi pers yang diadakan pada hari Jumat, 14 Agustus 2026, di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak.
Program MBG diharapkan dapat memberikan manfaat kepada sekitar 60,6 juta jiwa penerima, menekankan pentingnya pemenuhan gizi masyarakat dalam kerangka pendidikan. Purbaya menjelaskan bahwa alokasi untuk program nutrisi ini mencakup 29,23 persen dari total anggaran pendidikan yang direncanakan.
Kenaikan anggaran pendidikan tahun 2027 tersebut menunjukkan pertumbuhan sebesar 13,9 persen dibandingkan anggaran tahun sebelumnya yang mencapai Rp720,8 triliun. Hal ini mencerminkan komitmen pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat.
Dengan strategi ini, pemerintah bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui pendidikan yang berkualitas dan program gizi yang memadai. Selain itu, kebijakan ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan dan pengembangan sumber daya manusia di Indonesia, khususnya di tengah tantangan global yang dihadapi saat ini.
Dalam konteks yang lebih luas, alokasi anggaran ini diharapkan dapat berkontribusi secara signifikan terhadap pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan, terutama dalam mengatasi masalah ketahanan pangan dan pendidikan di Indonesia.