bajalinks.com – Bali telah melaksanakan aksi bersih-bersih pantai yang berhasil mengumpulkan lebih dari 2,25 ton sampah. Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung pariwisata berkelanjutan di Pulau Dewata sekaligus menciptakan lingkungan pantai yang lebih bersih. Selain itu, upaya tersebut berkontribusi dalam mengurangi emisi karbon hingga 0,87 ton CO₂e.
Aksi yang diadakan di Pantai Kelan, lokasi yang terletak sekitar lima kilometer dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, menarik banyak perhatian. Pantai ini dikenal sebagai tempat favorit bagi wisatawan untuk menikmati pemandangan matahari terbenam, serta pengalaman kuliner seafood yang ditawarkan oleh sejumlah kafe di sekitarnya. Kesibukan pesawat yang lepas landas dan mendarat menambah daya tarik bagi pengunjung.
Dengan goal Bali sebagai destinasi wisata internasional, yang diperkirakan akan mencapai 16,33 juta kunjungan pada 2025, menjaga kebersihan lingkungan menjadi tantangan yang perlu dihadapi bersama. Aksi tersebut merupakan bagian dari upaya untuk menekankan pentingnya pelestarian lingkungan dan pengelolaan pariwisata berkelanjutan dari hulu ke hilir.
Herdy Harman, Direktur SDM dan Digital InJourney, menyatakan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan dalam mengatasi tantangan ini. Setiap elemen, dari pemerintah hingga masyarakat, memiliki tanggung jawab penting dalam menghadirkan solusi berkelanjutan demi kelestarian lingkungan.
Dengan inisiatif ini, diharapkan Bali dapat terus menjadi destinasi yang menarik dan ramah lingkungan bagi wisatawan, menjaga keindahan alamnya sambil memperkuat aspek pariwisata berkelanjutan.