bajalinks.com – Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah meluncurkan platform ASN Digital 2026 yang mengutamakan keamanan melalui metode Multi-Factor Authentication (MFA). Peluncuran ini terjadi pada Jumat, 9 Januari 2026, dan bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan serta keamanan bagi aparatur sipil negara (ASN) dalam mengakses berbagai layanan penting.
Dengan satu akun di platform ASN Digital, ASN dapat mengakses berbagai layanan seperti MyASN BKN, Sistem Informasi ASN (SIASN), serta e-Kinerja BKN. Inovasi ini dirancang untuk menyatukan sejumlah fasilitas administrasi ASN ke dalam satu sistem terpadu. Hal ini sejalan dengan implementasi UU ASN No. 20 Tahun 2023, khususnya pada pasal 31 yang menekankan pentingnya pelayanan administrasi yang efisien.
Sistem MFA yang diterapkan tidak hanya mengandalkan username dan password, tetapi juga memerlukan verifikasi tambahan melalui kode OTP (One Time Password). Kebijakan ini diharapkan dapat melindungi akun ASN dan menjaga data pribadi mereka dari potensi ancaman keamanan.
Penggunaan platform ASN Digital BKN ini merupakan langkah progresif dalam meningkatkan pelayanan bagi ASN, serta memberikan kemudahan dalam menjalankan tugas administrasi. BKN berkomitmen untuk menyediakan layanan yang lebih terpercaya dan mampu memenuhi kebutuhan ASN di era digital. Dengan inovasi ini, BKN berharap dapat mewujudkan tata kelola yang lebih efektif dan aman bagi seluruh ASN di Indonesia.