bajalinks.com – Gaji peserta Program Pemagangan Nasional resmi mengalami kenaikan seiring dengan penyesuaian Upah Minimum (UM) pada tahun 2026. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengumumkan bahwa uang saku bagi peserta magang akan disesuaikan berdasarkan ketentuan UM yang berlaku di masing-masing daerah.
Perubahan ini bertujuan untuk memberikan dukungan finansial yang lebih baik bagi peserta selama menjalani pelatihan dan praktik kerja di berbagai perusahaan serta institusi. Uang saku ini diharapkan dapat membantu memenuhi biaya hidup sehari-hari peserta magang.
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, mengungkapkan rasa syukurnya atas kenaikan UM 2026, menekankan bahwa perubahan ini akan memberikan dampak positif bagi peserta pemagangan. Dalam keterangan resmi yang disampaikan, ia mengatakan, “Alhamdulillah, karena UM 2026 ini mengalami kenaikan, maka uang saku peserta pemagangan juga naik.”
Kenaikan gaji ini menjadi kabar baik bagi para pencari pengalaman kerja, terutama di kalangan generasi muda yang ingin mengembangkan keterampilan mereka. Penyesuaian ini juga menunjukkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja muda dan memfasilitasi mereka agar lebih siap memasuki dunia kerja.
Dengan langkah ini, diharapkan Program Pemagangan Nasional tidak hanya memberikan pengalaman kerja yang berharga, tetapi juga menjamin taraf hidup yang lebih baik bagi peserta. Kenaikan uang saku ini diperkirakan akan efektif pada awal tahun 2026, bersamaan dengan implementasi aturan baru mengenai UM. Kebijakan ini diharapkan dapat mendorong lebih banyak individu untuk mengambil bagian dalam program pemagangan.