bajalinks.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penutupan melemah dengan level 8.884 pada sesi I perdagangan saham hari ini, Selasa (13/1/2026). Kinerja ini menunjukkan adanya ketidakstabilan di pasar modal, di tengah jumlah transaksi yang tercatat mencapai 37,9 miliar lembar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp19,2 triliun.
Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 370 saham mengalami penguatan, sementara 334 saham melemah, dan 254 saham stagnan. Meski IHSG menunjukkan penurunan, beberapa indeks utama lainnya justru mengalami penguatan. Indeks LQ45 meningkat 0,83 persen, indeks JII naik 0,65 persen, IDX30 tumbuh 1,26 persen, dan MNC36 juga menguat 0,83 persen.
Sektor yang mengalami penguatan di antara pelaku pasar meliputi sektor konsumer non-siklikal, keuangan, infrastruktur, properti, bahan baku, industri, dan kesehatan. Namun, sektor energi, konsumer siklikal, teknologi, dan transportasi masih menunjukkan performa yang melemah.
Dalam kategori top gainers, terdapat beberapa nama perusahaan yang mencatatkan kinerja positif, antara lain PT Xolare RCR Energy Tbk (SOLA), PT Ifishdeco Tbk (IFSH), dan PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS). Penutupan IHSG ini menunjukkan dinamika pasar yang perlu dicermati oleh para investor dan pelaku bisnis. Seiring dengan perkembangan selanjutnya, para analis akan terus memantau pergerakan indeks dan sektor-sektor yang berpotensi memberikan keuntungan.