bajalinks.com – Pupuk Indonesia mengedepankan inovasi dalam sektor pertanian sebagai upaya mendukung kemandirian pangan nasional. Dalam langkah ini, perusahaan tersebut melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk akademisi, peneliti, profesional, dan startup, untuk menciptakan solusi yang relevan dengan tantangan pertanian dan industri di tanah air.
Direktur Teknik dan Pengembangan Bisnis Pupuk Indonesia, Jamsaton Nababan, menegaskan pentingnya kolaborasi dalam menjawab tantangan di sektor pertanian dan mendukung swasembada pangan. “Penguatan inovasi dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam menjawab tantangan sektor pertanian dan mendukung agenda swasembada pangan nasional,” ujarnya pada Jumat (6/2/2026).
Pupuk Indonesia mengimplementasikan pendekatan open innovation, di mana ide-ide baru dari berbagai pihak dapat diserap untuk mendorong pertanian berbasis teknologi. Hal ini diharapkan dapat memberikan solusi terhadap isu keberlanjutan di semua lini pertanian, dari hulu hingga hilir. Fokus inovasi tersebut mencakup pertanian presisi, digitalisasi, ketahanan terhadap perubahan iklim, penguatan rantai pasok, serta peningkatan keandalan proses dan fasilitas produksi.
Jamsaton menjelaskan bahwa inovasi tidak hanya terfokus pada pengembangan ide, tetapi juga harus menghasilkan manfaat nyata bagi industri dan masyarakat. Proses ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dalam budidaya, distribusi, serta keberlanjutan lingkungan, menjadikan sektor pertanian Indonesia lebih inovatif dan berdaya saing, sesuai dengan kebutuhan zaman. Dengan demikian, Pupuk Indonesia berupaya memastikan bahwa hasil riset dapat diimplementasikan secara efektif dalam praktik pertanian sehari-hari.