bajalinks.com – Pertemuan antara CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, dan pimpinan Related Fund Management (RFM) berlangsung di Washington pada awal pekan ini. Dalam pertemuan tersebut, yang juga terkait dengan lawatan delegasi Indonesia, Rosan menekankan pentingnya pengembangan kawasan properti yang dapat berkolaborasi dengan Danantara.
Rosan mengungkapkan bahwa diskusi ini berfokus pada potensi pengembangan projek properti yang dapat dilaksanakan secara bersama. Dalam unggahan resmi di media sosial, ia menyatakan, “Kami membahas potensi kolaborasi pengembangan properti dan kawasan bersama Danantara.” Diskusi ini diharapkan dapat memperkuat daya tarik investasi di Indonesia.
Tujuan dari pertemuan ini adalah untuk menampilkan ketahanan ekonomi nasional kepada dunia internasional. Rosan menyatakan bahwa kolaborasi dengan perusahaan-perusahaan global akan meningkatkan keyakinan investor terkait stabilitas dan prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa depan.
Related Fund Management merupakan salah satu dari 12 perusahaan yang bertemu dengan Menhan Prabowo Subianto dalam konteks perjanjian tarif dagang antara Amerika Serikat dan Indonesia, yang berlangsung pada Jumat, 20 Februari lalu di Washington, D.C. Pertemuan ini menggambarkan upaya pemerintah Indonesia dalam menjalin hubungan yang lebih erat dengan lembaga investasi global guna menciptakan peluang ekonomi yang lebih baik bagi negara.
Dengan adanya kerjasama dan inisiatif seperti ini, harapannya ke depannya semakin banyak investor yang tertarik untuk menanamkan modal di sektor properti Indonesia, mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.