bajalinks.com – Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengadakan pertemuan dengan sejumlah guru besar, peneliti, dan praktisi pemerintahan di kediamannya yang terletak di Kawasan Jalan Brawijaya, Jakarta Selatan. Pertemuan yang berlangsung pada Senin, 16 Maret 2026 ini bertujuan membahas masalah defisit anggaran yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia.
Dalam pertemuan tersebut, JK menekankan pentingnya kemajuan daerah sebagai fondasi bagi kemajuan nasional. Ia mengungkapkan bahwa struktur pemerintahan Indonesia sangat bergantung pada kekuatan pemerintahan daerah. Oleh karena itu, kondisi fiskal daerah harus mendapat perhatian serius agar roda pemerintahan tingkat lokal dapat berfungsi dengan baik, sejalan dengan agenda pembangunan nasional.
“Negara ini terdiri dari daerah-daerah, sehingga kemajuan daerah berpengaruh pada kemajuan masyarakat. Diskusi tadi menunjukkan komitmen bersama untuk mencari solusi dari berbagai permasalahan yang dihadapi,” ujar JK.
Salah satu pembicara yang hadir, Prof. Djohermansyah Djohan, menyampaikan bahwa ada beberapa persoalan krusial yang perlu dicermati dalam hubungan antara pusat dan daerah. Ia menyoroti menurunnya kemampuan fiskal daerah dalam membiayai tugas rutin pemerintahan dan percepatan pembangunan, serta meningkatnya tantangan dalam pelayanan publik di tingkat desa.
Pertemuan ini menjadi sarana dialog antara berbagai pihak untuk berbagi pandangan dan solusi atas tantangan yang ada. Diharapkan, dengan adanya diskusi ini, akan muncul langkah nyata untuk memperbaiki kondisi fiskal daerah demi kemajuan bangsa secara keseluruhan.