bajalinks.com – Implementasi transisi energi di Indonesia tidak hanya berfokus pada pengembangan pembangkit listrik yang lebih ramah lingkungan, tetapi juga pada perubahan perilaku masyarakat sehari-hari. Hal ini disampaikan oleh PLN dalam upayanya untuk mendorong pekerjanya menggunakan transportasi umum, kendaraan listrik, serta bersepeda dan berjalan kaki menuju tempat kerja.
Inisiatif ini telah berhasil mencatat pengurangan emisi sebesar 41.648,24 kg CO2e, yang setara dengan rata-rata kontribusi 2,5 kg CO2e per pegawai. Langkah ini tidak hanya berdampak positif bagi lingkungan, tetapi juga menciptakan efisiensi energi dan penghematan biaya operasional yang signifikan bagi perusahaan.
Berdasarkan data dari PLN Indonesia Power, selama program ini berjalan, perusahaan mencatat efisiensi biaya energi senilai Rp205.402.308,17, serta penghematan penggunaan bahan bakar minyak sebanyak 16.699,37 liter. Langkah ini berkontribusi tidak hanya dalam mengurangi jejak karbon tetapi juga mendukung perekonomian perusahaan.
Bernadus Sudarmanta, Direktur Utama PLN Indonesia Power, menjelaskan bahwa kegiatan Clean Energy Day menjadi bagian dari strategi untuk meningkatkan kesadaran pegawai mengenai pentingnya transisi energi. Selain itu, program ini dirancang untuk mempromosikan gaya hidup rendah emisi di kalangan pegawai dan masyarakat luas.
Sebagai bagian dari upaya lebih besar untuk mengatasi isu perubahan iklim, program ini menunjukkan komitmen PLN terhadap keberlanjutan dan dampak positif terhadap lingkungan. Ke depan, diharapkan lebih banyak individu dan perusahaan akan terinspirasi untuk melakukan langkah serupa dalam mendukung transisi energi yang lebih bersih.