bajalinks.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan dengan rebound pada pagi hari ini. IHSG tercatat menguat sebesar 7,61 poin atau 0,12 persen, membawa indeks naik ke posisi 6.392,34. Namun, di sisi lain, kelompok 45 saham unggulan, yang dikenal sebagai Indeks LQ45, justru mengalami penurunan sebesar 0,22 poin atau 0,03 persen menjadi 634,07.
Pada hari Selasa, 22 September 2026, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mengalami pelemahan. Pagi ini, rupiah melemah sebesar 32 poin atau 0,18 persen menjadi Rp17.879 per dolar AS, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya yang berada di level Rp17.847 per dolar AS.
Bank Indonesia (BI) sebelumnya telah melakukan langkah-langkah proaktif di pasar keuangan untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah sesuai dengan kondisi fundamental. Erwin Gunawan Hutapea, Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI, mengungkapkan bahwa pergerakan nilai tukar rupiah ini dipengaruhi oleh faktor eksternal serta kebutuhan valuta asing domestik.
Erwin menegaskan bahwa BI akan terus berpartisipasi di pasar untuk memastikan mekanisme pasar berjalan dengan baik. Upaya tersebut dilakukan guna menjaga stabilitas nilai tukar rupiah melalui pengelolaan suku bunga di pasar uang dan memperkuat strategi operasi moneter. Selain itu, BI juga berfokus pada efektivitas stabilisasi nilai tukar dan kecukupan likuiditas melalui transaksi swap lindung nilai yang memberikan insentif.
Dengan demikian, langkah-langkah ini diharapkan dapat memberikan kepercayaan kepada investor dan menjaga kestabilan ekonomi di tengah dinamika pasar yang terus berubah.