bajalinks.com – Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Arif Satria, menekankan pentingnya integritas dan kesehatan mental pemimpin guna menjaga kinerja organisasi secara berkelanjutan. Dalam kesempatan ini, Arif menyatakan bahwa pemimpin tidak seharusnya hanya berfokus pada pencapaian angka dan target, melainkan juga harus mempertimbangkan nilai-nilai kemanusiaan.
Arif menegaskan, tekanan untuk mencapai target sering kali dapat membuat pengambil keputusan kehilangan semangat dan makna dalam menjalankan tugas kepemimpinan. Oleh karena itu, ia menyarankan agar penguatan organisasi dimulai dari peningkatan kualitas pribadi pemimpin itu sendiri.
“Pemimpin sejati harus memastikan bahwa setiap pencapaian bukan sekadar angka di atas kertas, tetapi juga mencerminkan tanggung jawab dan nilai-nilai yang dipegang,” ujarnya. Menurut Arif, hal ini sangat krusial agar kinerja organisasi dapat bertahan dalam jangka panjang.
Lebih lanjut, Arif menjelaskan bahwa kinerja yang berkelanjutan lahir dari jiwa yang hidup. Meskipun target memberikan arah dan ukuran menjaga disiplin, pemimpin perlu memastikan bahwa pemaknaan yang dalam akan membawa motivasi kepada tim di belakang mereka.
Pemimpin yang sukses, menurut Arif, adalah mereka yang dapat mengintegrasikan tuntutan kinerja dengan nilai-nilai kemanusiaan. Dalam kondisi seperti itu, pencapaian tidak hanya diukur dari angka, tetapi juga dari kualitas pengalaman dan keharmonisan dalam tim serta lingkungan kerja. Dengan cara ini, diharapkan organisasi dapat tumbuh dan berkembang dengan landasan yang kokoh dan bermanfaat.