bajalinks.com – Harga bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Pertamina pada Jumat, 16 Oktober 2026, tetap mengacu pada ketetapan yang berlaku sejak 1 Oktober 2026. Informasi ini disampaikan oleh Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, yang menegaskan bahwa tidak ada kenaikan harga untuk BBM subsidi hingga akhir tahun.
Kitty menjelaskan bahwa harga Pertalite dan Biosolar subsidi akan tetap sama, sejalan dengan arahan pemerintah untuk melindungi daya beli masyarakat. Dalam pernyataannya dari Jakarta, dia menyebutkan bahwa harga BBM subsidi dan nonsubsidi, termasuk Pertamax, tidak mengalami perubahan signifikan sejak awal bulan ini.
“Per 1 Oktober harga BBM baik subsidi dan nonsubsidi masih tetap sama dengan harga bulan September,” kata Kitty. Hal ini menandakan stabilitas harga dalam menghadapi fluktuasi pasar yang mungkin terjadi.
Secara keseluruhan, keputusan ini berdampak positif bagi konsumen yang bergantung pada BBM subsidi. Dengan mempertahankan harga, pemerintah dan Pertamina berusaha menjaga aksesibilitas bahan bakar bagi masyarakat luas. Kenaikan harga BBM biasanya berpotensi membebani perekonomian, terutama di masa-masa sulit.
Kebijakan ini juga menunjukkan komitmen Pertamina dalam menyuplai kebutuhan energi masyarakat dengan harga yang terjangkau. Diharapkan, stabilitas harga ini dapat berlanjut, memberikan kepastian bagi para pengguna dan pelaku industri di Indonesia menjelang akhir tahun.