bajalinks.com – Sebanyak 15 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berkolaborasi dalam program pembangunan di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya. Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 22 hingga 24 April 2026, bertujuan untuk menjaga dan mengembangkan keindahan alam Raja Ampat yang merupakan kebanggaan Indonesia.
Program ini terfokus di Kampung Mutus dan Kampung Manyaifun, dengan pendekatan yang menyeluruh mencakup aspek lingkungan, sosial, pendidikan, hingga penguatan ekonomi masyarakat. Menurut Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, keterlibatan perusahaannya merupakan bagian dari komitmen untuk memberikan manfaat lebih bagi masyarakat, terutama di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terpencil).
Di Kampung Mutus, kegiatan utama melibatkan rehabilitasi ekosistem melalui penanaman 2.000 bibit mangrove dan 650 fragmen karang. Ini juga disertai dengan pendidikan pelestarian lingkungan bagi penduduk setempat. Selain itu, pelatihan dan sertifikasi selam diberikan kepada kelompok konservasi, dan dukungan terhadap Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) ditujukan untuk meningkatkan kapasitas dan pendapatan masyarakat. Akses listrik juga diperluas ke 119 rumah yang menjangkau sekitar 500 penerima manfaat.
Sementara itu, di Kampung Manyaifun, program berfokus pada pembangunan infrastruktur dasar. Penyediaan listrik bagi 59 rumah dan renovasi berbagai fasilitas umum seperti sekolah dan rumah ibadah diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Direktur TJSL BUMN Edi Eko Cahyono menekankan bahwa kolaborasi lintas BUMN ini merupakan langkah strategis untuk menciptakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan, sehingga menghasilkan dampak positif secara menyeluruh bagi masyarakat setempat.