bajalinks.com – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) meluncurkan landing page UMKM Sumatera Bangkit, sebuah inisiatif untuk membantu akses pasar dan pemulihan usaha yang terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Peluncuran ini dilakukan pada Kamis (17/9) dalam acara Klinik UMKM Bangkit yang diadakan di Aula Kantor Bupati Pidie Jaya, serta secara bersamaan di Aceh Utara dan Aceh Tamiang.
Asisten Deputi Pemasaran dan Digitalisasi Usaha Mikro Kementerian UMKM, Ari Anindya, menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk mempercepat pemulihan usaha dengan menyediakan saluran pemasaran yang lebih luas bagi pelaku usaha yang terpengaruh bencana. Ia menekankan pentingnya akses digital bagi UMKM agar bisa mengenalkan produk mereka secara lebih efektif setelah bencana.
Sebelumnya, sosialisasi untuk penggunaan landing page ini juga sudah dilakukan di beberapa wilayah, termasuk Banda Aceh, Medan, Padang, dan Pidie. Rencananya, kegiatan serupa akan dilanjutkan di Tapanuli Tengah pada Selasa (22/9).
Hingga 26 Agustus 2026, tercatat ada 4.425 UMKM yang bergabung dalam platform ini, dengan 2.128 produk lokal telah ditampilkan. Landing page ini berhasil mencatat transaksi mencapai 40,63 juta, dengan total nilai lebih dari Rp32 juta. Ari menyatakan bahwa pencapaian ini menunjukkan potensi besar dari landing page sebagai saluran pemasaran bagi UMKM di tiga provinsi tersebut.
Dia mengajak UMKM untuk bertransisi ke ekosistem digital dan e-commerce. Dengan meningkatnya ketergantungan konsumen terhadap belanja daring, upaya ini dinilai esensial untuk memperluas akses pasar dan meningkatkan peluang penjualan produk lokal.