bajalinks.com – Dalam gelaran World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, Presiden Prabowo Subianto menjadi salah satu pembicara kunci. Dalam kesempatan tersebut, Prabowo membahas sejumlah isu penting, mulai dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga pertumbuhan ekonomi Indonesia yang stabil, yang tercatat di atas 5 persen per tahun.
Prabowo mengungkapkan bahwa kondisi geopolitik global saat ini berada dalam situasi yang sangat tidak menentu. Ia menegaskan pentingnya stabilitas keamanan untuk mencapai kesejahteraan, dengan mengatakan, “Sejarah mengajarkan kita bahwa perdamaian dan stabilitas adalah aset kita yang paling berharga.” Ia menilai bahwa tanpa stabilitas, tidak ada kemakmuran yang dapat diraih.
Lebih lanjut, Prabowo menyampaikan bahwa Indonesia telah diakui oleh International Monetary Fund (IMF) sebagai “titik terang global”, yang menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang kuat meskipun di tengah tantangan internasional. Ia optimis pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini akan mencapai angka yang lebih tinggi.
Salah satu fokus utama Prabowo adalah Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah. Ia menyebutkan bahwa program ini akan segera melampaui kapasitas produksi harian restoran McDonald’s. Dalam penyampaian datanya, Prabowo menjelaskan bahwa saat ini ada 21.102 dapur yang beroperasi dalam program tersebut, mampu memproduksi hampir 60 juta porsi makanan setiap harinya. Ia mengungkapkan target ambisius untuk mencapai produksi 82,9 juta porsi per hari dalam waktu dekat.
Forum ini menarik perhatian banyak pemimpin dunia dan tokoh ekonomi yang hadir, menandakan betapa pentingnya peran Indonesia dalam konteks global saat ini.