bajalinks.com – Asia Pacific Maritime (APM) 2026 resmi dibuka di Singapura. Acara ini merupakan salah satu forum terkemuka di sektor maritim di kawasan Asia, yang bertujuan untuk mempertemukan para pelaku industri dari berbagai negara. APM 2026 menyoroti berbagai topik penting, termasuk pengembangan industri kapal, workboat, serta teknologi maritim berbasis listrik dan hibrida.
Direktur Utama PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero), R. Benny Susanto, menjelaskan bahwa forum ini merupakan kesempatan penting untuk memperluas jaringan kerja sama dan berinteraksi langsung dengan berbagai pemangku kepentingan. “Ini adalah momentum untuk bertemu dengan pelaku usaha perkapalan, sektor lepas pantai, serta pengembang teknologi kelautan. Sinergi yang terjalin di sini dapat memperkuat posisi industri nasional di tingkat internasional,” ujarnya pada Sabtu (28/3/2026).
Kegiatan APM 2026 tidak hanya sebatas diskusi, tetapi juga mencakup kunjungan dari delegasi Indonesia ke sejumlah booth peserta, seperti Indonesian National Shipowner’s Association (INSA) dan Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Sarana Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO). Acara yang berlangsung di Singapura ini diharapkan dapat meningkatkan kolaborasi antar negara dalam sektor maritim, serta menghadirkan inovasi terbaru dalam teknologi kelautan.
Dengan hadirnya berbagai pemangku kepentingan dan pelaku industri dari seluruh dunia, APM 2026 seharusnya dapat memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan industri maritim di Indonesia dan kawasan Asia secara keseluruhan.