bajalinks.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa Indonesia siap menerima kiriman minyak mentah dari Rusia pada bulan ini. Langkah ini diambil untuk memperkuat stok cadangan bahan bakar minyak (BBM) di dalam negeri. Dalam pernyataannya di Kementerian ESDM, Jakarta, Bahlil menjelaskan bahwa proses pengiriman minyak mentah direncanakan akan dimulai dalam waktu dekat, meskipun masih ada tahap finalisasi untuk pengiriman gas LPG.
Bahlil menegaskan bahwa kontrak pembelian minyak dengan Rusia bersifat jangka panjang. Dia memastikan bahwa ketersediaan BBM di dalam negeri akan aman berkat dukungan dari dua negara besar, yaitu Amerika Serikat dan Rusia. “Volume dari impor minyak ini masih belum bisa saya jabarkan secara detail, tapi saya akan memastikan bahwa semua kebutuhan crude kita tersedia untuk melayani kepentingan rakyat,” tambahnya.
Selain pembelian minyak, kunjungan Presiden Joko Widodo ke Rusia juga membuahkan hasil berupa kesepakatan untuk investasi Rusia dalam pembangunan berbagai infrastruktur yang mendukung ketahanan energi Indonesia. Bahlil mengatakan, kerjasama ini tidak hanya akan memberikan pasokan minyak tetapi juga mendukung upaya meningkatkan cadangan energi nasional.
Melihat prospek kerjasama itu, Bahlil optimis bahwa kerja sama ini akan berkontribusi besar terhadap ketahanan energi negara di masa depan. Inisiatif ini diharapkan dapat mereformasi sektor energi dan memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Rusia dalam bidang energi.