bajalinks.com – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meluncurkan proyek percontohan literasi keuangan yang ditujukan untuk 30 pelaku usaha perikanan. Inisiatif ini bertujuan untuk mendukung Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN) dan meningkatkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di sektor kelautan dan perikanan.
Kegiatan ini melibatkan 18 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Naik Kelas serta 12 pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Para peserta diberikan pelatihan dalam pengelolaan usaha, pemahaman literasi keuangan, dan akses ke fasilitas pembiayaan formal dari perbankan.
Menurut Plt. Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) Erwin Dwiyana, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di sektor ini memperkuat pelaksanaan PKPN dan memfasilitasi manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat. Proyek ini berlangsung di enam provinsi, yaitu Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur, serta melibatkan perguruan tinggi, pemerintah daerah, penyuluh perikanan, dan pihak perbankan.
Deputi Pemberdayaan Usaha, Ali Rahmat Iman Santoso, menekankan pentingnya peningkatan kapasitas SDM, mengingat pemanfaatan pembiayaan formal di sektor kelautan dan perikanan masih sangat rendah. Melalui proyek ini, KKP berharap dapat membangun SDM yang lebih kompeten dan siap bersaing. Diharapkan, langkah ini tidak hanya memberikan pelatihan tetapi juga menciptakan akses yang lebih baik terhadap sumber daya keuangan, sehingga para pelaku usaha dapat lebih mandiri dan berkembang di industri ini.