bajalinks.com – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengumumkan pembagian tugas kepada dua wakil menteri berdasarkan keahlian masing-masing, untuk mempercepat program strategis menuju swasembada pangan nasional yang berkelanjutan. Langkah ini diambil untuk memastikan setiap program prioritas bisa dilaksanakan secara fokus dan terukur, serta saling melengkapi sesuai kebutuhan pembangunan sektor pertanian.
Dalam pernyataannya di Jakarta, Senin, Amran menyatakan Wakil Menteri Pertanian Alim Setiawan Slamet, yang memiliki latar belakang akademis, akan bertanggung jawab dalam meningkatkan produktivitas kedelai, memperluas areal tanam, serta pengembangan bawang putih. Alim diharapkan dapat memperkuat kerjasama dengan perguruan tinggi di seluruh Indonesia untuk mendorong inovasi, riset, dan penerapan teknologi dalam pertanian.
Di sisi lain, Wakil Menteri Pertanian Muhammad Saleh Mustafa, yang berlatar belakang militer, akan fokus pada optimalisasi penggunaan lahan, pengelolaan pompanisasi, dan percepatan pencetakan sawah baru di berbagai daerah. Amran menilai bahwa dengan pembagian tugas ini, pencapaian target produksi pertanian dapat lebih cepat terwujud, serta memperkuat koordinasi di Kementerian Pertanian.
Amran optimistis bahwa dengan adanya kedua wakil menteri, Kementerian Pertanian akan lebih efektif dalam mendukung keberhasilan pembangunan pertanian, yang didukung oleh kesejahteraan dan peningkatan produktivitas petani. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, akademisi, petani, dan seluruh pemangku kepentingan untuk mencapai swasembada pangan yang berkelanjutan pada tahun 2026.