bajalinks.com – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) 2026 untuk membahas tantangan ekonomi yang dihadapi oleh pengusaha muda di Indonesia. Acara ini diharapkan menjadi langkah penting dalam menentukan arah pembangunan ekonomi, khususnya dalam menghadapi dinamika geopolitik global yang berpengaruh terhadap perekonomian nasional.
Ketua Umum HIPMI, Akbar Buchari, menekankan pentingnya kolaborasi di antara pengusaha muda untuk menghadapi tekanan ekonomi global yang semakin kompleks. “Inilah momentum untuk bersatu dan menjadi kekuatan kolektif yang memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional,” ujarnya pada Sabtu (4/4/2026). Ia menegaskan bahwa pengusaha muda harus lebih aktif berperan sebagai mitra strategis pemerintah, tidak hanya sebagai pelaku usaha.
Akbar juga menyatakan bahwa pengusaha muda siap berkontribusi sebagai solusi untuk menjaga ketahanan ekonomi di tengah ketidakpastian yang dihadapi secara global. Sekretaris Jenderal HIPMI, Anggawira, menambahkan bahwa pertemuan ini menjadi titik tolak untuk memperkuat peran pengusaha muda dalam mendorong investasi dan kontribusi terhadap pembangunan nasional.
Lebih lanjut, Anggawira menekankan pentingnya konsolidasi pengusaha muda Indonesia, dengan fokus pada kualitas dan kuantitas pengusaha baru. Ia berharap HIPMI dapat menjadi tempat lahirnya pengusaha muda yang berkualitas, yang mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi di tingkat daerah maupun nasional.
Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, HIPMI berupaya menjawab berbagai tantangan di sektor ekonomi dan menciptakan masa depan yang lebih baik bagi pengusaha muda Indonesia.