bajalinks.com – Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menyerukan generasi muda untuk aktif menciptakan lapangan kerja guna mengatasi tingkat pengangguran yang masih tinggi di Indonesia. Ia menyampaikan hal ini pada hari Minggu, 3 Mei 2026, dengan menekankan bahwa struktur ketenagakerjaan di Indonesia saat ini didominasi oleh sektor informal, di mana lebih dari 155 juta dari total angkatan kerja berada di dalamnya.
Afriansyah Noor menegaskan bahwa tantangan utama yang dihadapi adalah kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri. Hal ini menjadi penghalang bagi penyerapan tenaga kerja yang lebih efektif. Generasi muda diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari statistik, tetapi juga menunjukkan kemampuan mereka melalui tindakan nyata dalam menciptakan peluang kerja.
Lebih lanjut, ia menyoroti perlunya transformasi menyeluruh dalam pembangunan sumber daya manusia yang lebih adaptif terhadap perubahan zaman. Generasi muda didorong untuk tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi juga berinovasi serta memanfaatkan teknologi untuk menciptakan peluang baru.
Dengan potensi besar yang dimiliki, generasi muda dapat menjadi motor penggerak ekonomi melalui kewirausahaan dan penciptaan lapangan kerja, terutama di era digital saat ini. Menciptakan lapangan kerja diharapkan dapat menyerap jutaan tenaga kerja yang saat ini belum mendapatkan pekerjaan, sehingga dapat memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian nasional.
Seruan ini diharapkan bisa menjadi langkah awal bagi anak muda untuk mengambil peran penting dalam pembangunan ekonomi melalui inovasi dan kewirausahaan, sehingga berdampak positif bagi masyarakat luas.