bajalinks.com – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) tengah mengintensifkan upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sekitar wilayahnya dengan merencanakan operasi water bombing di lima titik prioritas. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi kebakaran yang dapat mengancam kawasan IKN.
Myrna A. Safitri, Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN, menjelaskan bahwa pemilihan lokasi water bombing didasarkan pada analisis mengenai kondisi terkini yang ada di lapangan. Lima area yang telah ditentukan meliputi Bukit Tengkorak, mencakup kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto; wilayah Bukit Merdeka hingga Teluk Dalam yang terletak di sepanjang poros Samarinda-Balikpapan; serta area Wonotirto yang dikenal memiliki gambut tipis.
Operasi water bombing direncanakan dimulai pada Sabtu, 5 September 2026. Dalam upaya mendukung pemadaman kebakaran, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan TNI Angkatan Udara telah menyiapkan helikopter Karakal yang akan beroperasi dari Lanud Dhomber, Balikpapan.
Strategi ini diharapkan dapat memitigasi risiko kebakaran yang lebih luas dan memastikan kelangsungan lingkungan sekitar IKN. Dengan memanfaatkan teknologi dan sumber daya yang tersedia, Otorita IKN berkomitmen untuk menjaga keberlanjutan ekosistem serta meningkatkan keamanan bagi masyarakat yang tinggal di kawasan tersebut. Melalui langkah proaktif ini, diharapkan kerusakan akibat kebakaran dapat diminimalisir dan upaya pemulihan lingkungan dapat dilakukan dengan lebih efektif.